Narasi Waktu dalam Gambar: Studi Filsafat Temporalitas di Era Fotografi Berbasis Algoritma
DOI:
https://doi.org/10.24821/4yf8tt14Keywords:
temporalitas, algoritma, narasi waktu, fotografi, filsafatAbstract
Penelitian ini mengeksplorasi konsep temporalitas dalam fotografi digital berbasis algoritma, sebuah fenomena baru yang mengubah persepsi manusia tentang waktu dan dokumentasi visual. Di era digital, fitur seperti timestamp, geotagging, dan pengurutan otomatis memungkinkan foto mencatat informasi waktu dan lokasi secara instan, menciptakan narasi waktu yang lebih terstruktur namun juga artifisial. Fotografi berbasis algoritma juga memungkinkan manipulasi waktu dengan teknologi kecerdasan buatan (AI), yang dapat memproyeksikan momen masa depan atau menghasilkan momen seolah nyata namun tidak benar-benar terjadi. Penelitian multidisiplin ini mengacu pada perspektif filsafat modern mengenai temporalitas, khususnya teori Barthes, Heidegger, dan Sontag, untuk menganalisis bagaimana fitur-fitur digital ini menggeser konsep tradisional tentang waktu dalam fotografi, dari dokumentasi realitas ke simulasi temporal. Melalui pendekatan hermeneutika filosofis, penelitian ini menemukan bahwa algoritma dalam fotografi tidak hanya menambah dimensi teknis tetapi juga membentuk ulang pemahaman eksistensial pengguna tentang waktu dan keberadaan. Dalam konteks ini, temporalitas fotografi berubah dari sekadar representasi linear ke pengalaman waktu yang lebih fragmentaris dan fleksibel. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dampak algoritma terhadap subjektivitas temporal, serta implikasinya pada etika dan keautentikan dalam dokumentasi visual di era digital. Temuan ini penting bagi perkembangan studi hibriditas visual dan filsafat fotografi di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.