Dekonstruksi Moral-Biner Folklor @Cantingcreaive

Authors

  • Mulya Atmana Dwiyana Irfani Universitas Gadjah Mada Author
  • Abi Adz Ghifari Institut Seni Indonesia Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.24821/aqb9mc28

Keywords:

dekonstruksi folklor, moral-biner, naratologi, fokalisasi, media digital

Abstract

Folklor Indonesia secara historis dibangun dalam struktur moral-biner yang menempatkan satu tokoh sebagai pusat kebenaran dan tokoh lainnya sebagai “fungsi moral” . Struktur ini bekerja melalui mekanisme fokalisasi yang timpang, di mana suara tokoh “baik” dianggap sebagai kebenaran tunggal, sementara tokoh “jahat”, “durhaka”, atau antagonis direduksi menjadi stereotip yang tidak memiliki ruang untuk menafsirkan dirinya. Penelitian ini merumuskan masalah mengenai bagaimana moral-biner dalam folklor diproduksi, serta bagaimana praktik media digital, khususnya akun @cantingcreative, melakukan dekonstruksi terhadap struktur tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui analisis teks terhadap lima belas video @cantingcreative. Seluruh video ditonton berulang untuk mengidentifikasi pola penceritaan, pergeseran fokalisasi, serta artikulasi suara-subjek yang muncul dalam narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi naratif @cantingcreative melalui pemindahan posisi narator dan fokalisator ke tokoh-tokoh yang sebelumnya dibungkam dan menghasilkan bentuk dekonstruksi naratif yang membongkar pusat moral folklor tradisional. Selain itu, analisis dekonstruksi Derrida memperlihatkan bahwa bahasa moral dalam folklor tidak pernah stabil; oposisi-baik–jahat, patuh–durhaka, atau perempuan licik–laki-laki tulus ternyata rapuh dan dapat dinegosiasikan ketika perspektif alternatif diberi ruang. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa media digital berperan signifikan dalam menciptakan bentuk counter-folklore yang lebih inklusif dan dialogis, sehingga folklor tidak lagi berfungsi sebagai teks moral yang baku, melainkan menjadi arena negosiasi identitas dan kuasa dalam imajinasi budaya masyarakat kontemporer.

Downloads

Published

30-12-2025

Conference Proceedings Volume

Section

Articles

How to Cite

Dekonstruksi Moral-Biner Folklor @Cantingcreaive. (2025). Prosiding Seminar Seni Media Rekam, 3(1), 91-100. https://doi.org/10.24821/aqb9mc28