Implementasi Gaya Lukisan Trubus Soedarsono sebagai Representasi Warna dalam Concept Art Karakter pada Game “Missing in Action”

Authors

  • Venus Khesya Tyasmara Institut Seni Indonesia Yogyakarta Author
  • Mohammad Arifian Rohman Institut Seni Indonesia Yogyakarta Author
  • Rita Kemalasari Institut Seni Indonesia Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.24821/g4n3ny22

Keywords:

concept art karakter, trubus soedarsono, game VR, representasi warna

Abstract

Elemen krusial dalam membangun identitas visual sebuah game virtual reality adalah concept art, salah satunya concept art karakter. Lukisan Trubus Soedarsono sebagai acuan visual, dalam hal ini warna, dapat memberikan pendekatan penting untuk menciptakan karya yang tidak hana estetis, tetapi juga menggambarkan karakter sebagai sebuah hal yang hidup . Trubus Soedarsono dikenal sebagai pelukis pada era kolonial hingga pasca kolonial dengan gaya lukisannya yang merepresentasikan alam serta manusia secara organik, puitis, dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan elemen gaya visual Trubus sebagai inspirasi visual utama ke dalam concept art karakter game Missing in Action, sebagai upaya menghadirkan perpaduan media game modern dengan gaya lukisan klasik. Menggunakan metode kualitatif ABR (Art Based Research), studi ini mengeksplorasi aspek-aspek visual dari karya Trubus yang sesuai dengan desain concept art game, termasuk komposisi dan warna. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran baru mengenai pemaknaan serta pengembangan estetika karakter dalam karya tradisional melalui medium digital. Pendekatan ini juga menjadi refleksi atas peran seni lukis dalam memperkaya narasi serta pengalaman pemain untuk merasakan visual dalam dunia virtual yang imersif.

Downloads

Published

30-12-2025

Conference Proceedings Volume

Section

Articles

How to Cite

Implementasi Gaya Lukisan Trubus Soedarsono sebagai Representasi Warna dalam Concept Art Karakter pada Game “Missing in Action”. (2025). Prosiding Seminar Seni Media Rekam, 3(1), 157-166. https://doi.org/10.24821/g4n3ny22