Penerapan Teknik Naratif Omniscient Narration pada Alih Wahana Kisah Pewayangan Ekalaya dalam Film Animasi “Archer”
DOI:
https://doi.org/10.24821/4yz3z704Keywords:
Teknik Naratif, Omniscient Narration, Alih Wahana, Pewayangan, Kisah EkalayaAbstract
Generasi muda lebih menyukai hal yang modern. Oleh karena itu, pengetahuan akan budaya tradisional semakin menurun, terutama tentang wayang. Proyek riset ini bertujuan untuk melestarikan budaya tradisional dengan memanfaatkan media modern, yakni film animasi 3D. Kisah pewayangan Ekalaya dari Epos Mahabarata dipilih sebagai subjek alih wahana dalam film animasi berjudul “ARCHER”. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif menggunakan analisis naratif. Penelitian ini berfokus pada penerapan teknik naratif Omniscient Narration sebagai strategi kunci untuk menyampaikan pesan secara mendalam, terutama dalam menampilkan latar belakang, motivasi, serta sudut pandang tokoh lain terhadap karakter utama. Proyek ini berfokus pada luaran pra produksi (meliputi storybible, skenario, storyboard, dan animatic), implikasi dan kesimpulan utama dari penerapan riset ini adalah bahwa teknik naratif Omniscient Narration terbukti memainkan peranan krusial dalam menciptakan kedalaman cerita. Teknik ini berhasil menjadi solusi untuk mengartikulasikan motivasi dari sudut pandang karakter.