Penerapan Restricted Narration melalui Subjective Shot sebagai Fokalisasi Karakter Hewan dalam Film ”Paws of Service”
DOI:
https://doi.org/10.24821/zje7vc58Keywords:
Fokalisasi, restricted narration, subjective shot, service dogAbstract
Fokalisasi atau sudut pandang dapat memengaruhi bagaimana pembaca memahami sebuah cerita. Jumlah dan subjektivitas informasi dalam cerita dikaitkan dengan teknik naratif restricted narration untuk membangun rasa penasaran (curiosity) dan ketegangan (suspense) penonton. Fokalisasi karakter dibangun dengan menggunakan teknik sinematografi angle kamera berupa subjective shot dan pov shot untuk memvisualisasikan sudut pandang naratif. Film “Paws of Service” bercerita dari sudut pandang karakter hewan nonverbal di mana penonton tidak mendapat informasi secara lisan. Oleh karena itu, diperlukanlah visualisasi yang memadai agar penonton dapat mengerti emosi karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode R&D model ADDIE dengan pengumpulan data melalui tinjauan pustaka, tinjauan karya, dan wawancara dengan ahli dalam bidang sinematografi dan handler K9 dari kepolisian. Hasil wawancara akan dianalisis secara tematik dan naratif lalu diterapkan dalam karya. Hasil akhir direncanakan berupa film animasi 2D berjudul “Paws of Service” yang bercerita tentang seekor service dog dan seorang pengidap diabetes sedangkan penelitian ini dimaksudkan untuk mengeksplorasi tahap pra-produksi film khususnya proses story development yang diuji melalui tahap storyboard animatik. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan bahwa penggunaan restricted narration melalui subjective shot sebagai penggambaran fokalisasi karakter hewan nonverbal dapat menunjukkan hubungan antara service dog dan manusia dalam film “Paws of Service” yang diharapkan dapat memperkenalkan konsep service dog kepada penonton.