Eksplorasi Hibriditas Komik dan Video Dalam Karya Superhero “Braja – Jubah Perang”
DOI:
https://doi.org/10.24821/cmref890Keywords:
Hibriditas media, videografi, superhero, teknik editing, komikAbstract
Di tengah perkembangan budaya visual yang semakin dinamis, penelitian ini bertujuan mengeksplorasi integrasi medium komik dan video untuk menciptakan bentuk penceritaan hibriditas yang inovatif, dengan studi kasus karya "Braja – Jubah Perang". Latar Belakang penelitian berangkat dari maraknya adaptasi komik ke film yang cenderung linier, sementara potensi integrasi kedua medium sebagai bentuk narasi yang setara masih jarang dikaji. Tinjauan Pustaka merujuk pada teori transmedia storytelling (Jenkins, 2006) dan comic-to-screen adaptation (Mikkonen, 2017), namun penelitian terdahulu lebih fokus pada adaptasi komersial berskala besar. Research Gap terletak pada kurangnya eksplorasi integrasi komik dan video sebagai karya seni mandiri dengan pendekatan eksperimental. Metode penciptaan mengadaptasi model praktik artistik Sullivan (2005) dalam tiga tahap: eksplorasi visual melalui ilustrasi komik, ekspansi naratif ke animatik, dan implementasi teknik videografi. Tujuan penelitian adalah menciptakan prototype karya hibriditas yang dapat menjadi model alternatif penceritaan visual, dengan manfaat praktis bagi pengembang konten kreatif dan manfaat akademis bagi pengkajian seni media baru. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) integrasi komik dan video berhasil menciptakan pengalaman immersif melalui transisi organik antara panel komik dan sequence video; (2) teknik match cut dan sound design menjadi kunci dalam menjaga kontinuitas visual; (3) format hibriditas memungkinkan eksplorasi karakter superhero yang lebih psikologis. Implikasi penelitian ini membuka peluang pengembangan: (1) model integrasi medium untuk genre cerita lain; (2) prototype digital interactive comic; (3) strategi konten kreatif untuk platform media sosial.