Integrasi Sastra dan Video Branding Destinasi: Analisis Gaya Bahasa dalam Video Promosi Taman Edelweis Bali
DOI:
https://doi.org/10.24821/mnrh8m76Keywords:
video branding, gaya bahasa, Taman Edelweis BaliAbstract
Video branding berfungsi membangun dan memperkuat identitas merek melalui penanaman nilai, citra positif, serta hubungan emosional dengan audiens. Dalam pengembangan destinasi wisata Taman Edelweis Bali, digunakan konsep destination branding berbasis partisipasi masyarakat. Menurut Blain (Kuncorobroto, 2024), destination branding mencakup penciptaan nama, simbol, dan pengalaman khas untuk memperkuat hubungan emosional wisatawan dengan destinasi, sedangkan Goeldner et al. (Trisakti et al., 2018) menegaskan bahwa branding destinasi membentuk identitas unik suatu lokasi wisata. Video branding Taman Edelweis Bali menonjolkan kolaborasi masyarakat dalam merancang identitas dan pesan merek. Dalam konteks ini, sastra, khususnya gaya bahasa, berperan penting memperkuat daya tarik video melalui penggunaan metafora, simbol, dan narasi puitik yang menonjolkan nilai-nilai lokal serta kedalaman emosional. Diksi estetik dan kontekstual menjadikan video berdurasi empat menit ini menggugah dan reflektif. Permasalahan penelitian difokuskan pada penerapan gaya bahasa dalam narasi video branding Taman Edelweis Bali. Kajian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis dalam tiga tahap: reduksi, analisis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penggunaan gaya bahasa metafora, personifikasi, repetisi, dan hiperbola yang berfungsi sebagai jembatan antara pesan visual dan spiritualitas budaya Bali, serta meningkatkan intensitas emosional penonton.